Jasa sertifikasi ISO hubungi : 082221302685
ISO 37001 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Standar ini dirancang untuk membantu organisasi dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan. Berikut adalah prinsip-prinsip utama ISO 37001:
- Komitmen Manajemen Puncak:
- Manajemen puncak harus menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pencegahan penyuapan. Komitmen ini harus diwujudkan dalam kebijakan anti-penyuapan, penetapan tanggung jawab, dan penyediaan sumber daya yang memadai.
- Penilaian Risiko Penyuapan:
- Organisasi harus melakukan penilaian risiko penyuapan untuk mengidentifikasi dan memahami risiko penyuapan yang relevan dengan kegiatan bisnis mereka. Penilaian risiko ini harus mencakup identifikasi potensi risiko, analisis dampak, dan evaluasi kemungkinan terjadinya.
- Uji Kelayakan (Due Diligence):
- Organisasi harus melakukan uji kelayakan terhadap mitra bisnis, karyawan, dan pihak ketiga lainnya untuk memastikan bahwa mereka memiliki integritas dan tidak terlibat dalam praktik penyuapan.
- Pengendalian Keuangan dan Non-Keuangan:
- Organisasi harus menerapkan pengendalian keuangan dan non-keuangan yang memadai untuk mencegah dan mendeteksi penyuapan. Pengendalian ini dapat mencakup prosedur otorisasi, pemisahan tugas, dan audit internal.
- Pelaporan dan Investigasi:
- Organisasi harus memiliki prosedur untuk pelaporan dugaan penyuapan dan melakukan investigasi yang tepat waktu dan efektif terhadap laporan tersebut.
- Pelatihan dan Kesadaran:
- Organisasi harus memberikan pelatihan dan meningkatkan kesadaran kepada karyawan dan pihak terkait lainnya tentang kebijakan anti-penyuapan dan risiko penyuapan.
- Pemantauan dan Tinjauan:
- Organisasi harus secara teratur memantau dan meninjau efektivitas sistem manajemen anti-penyuapan mereka untuk memastikan bahwa sistem tersebut tetap relevan dan efektif.
- Komunikasi:
- Organisasi harus memiliki sistem komunikasi yang efektif baik secara internal maupun eksternal, untuk memastikan bahwa kebijakan Anti penyuapan diketahui dan dipahami.
Penerapan prinsip-prinsip ini membantu organisasi untuk membangun budaya anti-penyuapan yang kuat dan mengurangi risiko penyuapan.